Menu
Amanah-Property.co.id

Situs Jual Beli Property Terpercaya

082298733315

Ruko perumahan pondok benda Indah pamulang - Tangerang Selatan

Bungan Acuan BI jadi 6%

Rabu, November 21st 2018.

Amanah-property – Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6%. Menanggapi hal tersebut Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan keputusan bank sentral menaikkan bunga acuan adalah langkah antisipatif yang tepat.

“Menurut saya itu sudah tepat, memang karena tahun ini current account deficit (CAD) kita agak melebar ya walaupun ada perhitungan akhir tahun harusnya di bawah 3%,” kata Kartika kepada Amanah-property, Kamis (15/11/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Tiko, kenaikan bunga perlu dilakukan untuk memastikan jika Indonesia perlu untuk memastikan investor tetap tinggal dengan suku bunga yang lebih tinggi.

“Kita perlu track investor dengan suku bunga yang lebih tinggi dan itu saya rasa menunjukkan kita tanggap dan memahami view dari investor juga,” imbuh dia.

Dia menambahkan, saat ini Indonesia juga harus membandingkan kondisi ekonomi dengan Brasil, India dan Filipina. Karena itu dibutuhkan langkah untuk menahan tekanan akibat melebarnya defisit.

“Jadi kita jangan seperti Turki yang CAD nya melebar tapi bunganya tidak naik-naik malah disikat sama investor. Memang inflasi kita rendah tapi kita lumayan di CAD. Tapi monetary policykita sudah lumayan prudent,” imbuh dia.

Selain BI 7days reverse repo rate. BI juga menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%, dan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 6,75%.

Keputusan tersebut sebagai langkah lanjutan BI untuk memperkuat upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman.

Kenaikan suku bunga kebijakan tersebut juga untuk memperkuat daya tarik aset keuangan domestik dengan mengantisipasi kenaikan suku bunga global dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk meningkatkan fleksibilitas dan distribusi likuiditas di perbankan, BI menaikkan porsi pemenuhan GWM Rupiah Rerata (konvensional dan syariah) dari 2% menjadi 3% serta meningkatkan rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial/PLM (konvensional dan syariah) yang dapat direpokan ke BI dari 2% menjadi 4%, masing-masing dari Dana Pihak Ketiga (DPK).

Properti Terbaru

Sudah Laku
Rumah cantik siap huni Di Pamulang

Rumah cantik siap huni Di Pamulang

Rp.570.000.000
gg.Asem Pamulang
Lt/Lb : 100 m² / 70 m²
Lihat Detail »
Limited
Rumah Mewah 2 Lantai di Dalam Perumahan

Rumah Mewah 2 Lantai di Dalam Perumahan

1,4 M
Sinar Pamulang Permai
Lt/Lb : 83 m² / 82 m²
Lihat Detail »
Sudah Laku
Rumah Siap Huni Di Serpong Green Park

Rumah Siap Huni Di Serpong Green Park

950.000.00
Serpong Green Park
Lt/Lb : 135 m² / 45 m²
Lihat Detail »
Rekomended
Dijual Rumah Mewah 2 Lantai (Full Furnished)di Bintaro

Dijual Rumah Mewah 2 Lantai (Full Furnished)di Bintaro

5,7 M
Perumahan Pondok Jaya, Bintaro
Lt/Lb : 240 m² / 300 m²
Lihat Detail »
Rekomended
Hunian nyaman dalam perumahan

Hunian nyaman dalam perumahan

775.000.000
Perumahan Pondok Benda Indah
Lt/Lb : 108 m² / 80 m²
Lihat Detail »
Sudah Laku
Rumah Super Murah Di Tangsel

Rumah Super Murah Di Tangsel

200.000.000
Pamulang - Tangsel
Lt/Lb : 50 m² / 40 m²
Lihat Detail »